Beranda Dunia Jalur Indonesia dan Wakil Asia ke Piala Dunia 2026 Ditentukan!

Jalur Indonesia dan Wakil Asia ke Piala Dunia 2026 Ditentukan!

31
0
Jalur Indonesia dan Wakil Asia ke Piala Dunia 2026 Ditentukan!
Jalur Indonesia dan Wakil Asia ke Piala Dunia 2026 Ditentukan!

Membentang dari Lebanon dan Palestina di barat hingga Tiongkok dan Mongolia di utara, Jepang dan Filipina di timur, serta Indonesia dan wilayah selatan yang luas, Asia adalah benua terbesar dan terpadat di dunia.

Aktivitas di benua ini juga menjadi yang paling aktif sejauh ini dalam kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026. Hebatnya, dengan beberapa konfederasi yang masih menempuh perjalanan panjang ke Amerika Utara, Asia telah melewati 127 pertandingan kualifikasi dan mengurangi jumlah peserta awal dari 46 peserta menjadi hanya 18 calon kontestan yang tersisa.

Negara-negara yang masih bertahan akan mengetahui nasib mereka minggu ini ketika pengundian putaran ketiga kualifikasi AFC yang menentukan berlangsung di ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur.

Tim-Tim yang Telah Tersingkir Menuju Piala Dunia 2026

Di antara negara-negara tersebut terdapat selusin negara yang telah menghiasi panggung global, sementara Bahrain, Yordania, Kyrgyzstan, Oman, Palestina, dan Uzbekistan semuanya menargetkan penampilan perdananya di ekstravaganza global tersebut.

Sistem Kualifikasi Piala Dunia 2026 Putaran Ketiga

Ke-18 negara tersebut akan dibagi berdasarkan pot dan akan diundi dalam tiga grup yang terdiri dari enam tim. Pertandingan akan dimainkan dengan sistem kandang dan tandang mulai September 2024 hingga Juni 2025, dengan dua tim teratas di masing-masing tiga grup lolos langsung ke Piala Dunia.

READ  Hasil Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran ke-3: Siapa Lawan Indonesia!

Tim yang menempati posisi ketiga dan keempat kemudian akan maju ke babak berikutnya, di mana tersedia dua tempat langsung dan satu tempat tambahan di Turnamen Play-off FIFA.

Pembagian Pot Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pembagian pot untuk pengundian didasarkan pada Peringkat Dunia FIFA/Coca-Cola bulan Juni, dengan Jepang, Iran, dan Korea Selatan ditempatkan di Pot 1 sebagai negara dengan peringkat tertinggi di konfederasi Asia.

Pot 1: Jepang (17), Iran (20), Korea Selatan (22)
Pot 2: Australia (23), Qatar (35), Irak (55)
Pot 3: Arab Saudi (56), Uzbekistan (62), Yordania (68)
Pot 4: Uni Emirat Arab (69), Oman (76), Bahrain (81)
Pot 5: Tiongkok (88), Palestina (95), Kyrgyzstan (101)
Pot 6: Korea Utara (110), Indonesia (134), Kuwait (137)

Cerita Menarik Piala Dunia 2026

• Dengan tiga dari empat juara Piala Asia terakhir (Australia, Irak, dan Qatar) semuanya berada di Pot 2, dan runner-up Piala Asia, Yordania, serta enam kali peserta Piala Dunia, Arab Saudi di Pot 3, ada kemungkinan munculnya ‘grup neraka’.

READ  Daftar Pencetak Gol Terbanyak Dunia, Cristiano Ronaldo Nomor 1 dan Lionel Messi?

• Negara-negara Asia Barat tampil menonjol, dan dengan tim-tim dari wilayah tersebut menempati total lima dari enam pot, beberapa persaingan lokal yang sengit mungkin akan terjadi.

• Setengah lusin negara yang belum pernah tampil di putaran final Piala Dunia tersebar di empat pot terpisah, jadi segalanya bisa berjalan baik untuk beberapa pertandingan menarik jika mereka ditempatkan di grup yang sama.

• Tim raksasa Australia, Jepang, dan Arab Saudi berada di grup putaran ketiga yang sama di masing-masing dua kampanye kualifikasi terakhir. Dengan ketiganya berada di pot terpisah, dapatkah mereka saling berhadapan untuk ketiga kalinya berturut-turut?

Pergantian Pelatih

Raksasa Korea Selatan belum menunjuk pengganti permanen pelatih Jurgen Klinsmann, dengan dua pelatih lokal berbeda telah mengambil alih tugas sementara di kualifikasi baru-baru ini, yang terbaru adalah Kim Do-hoon.

Hussein Ammouta, yang memimpin Yordania ke final Piala Asia AFC baru-baru ini, kontraknya diputus minggu lalu, sementara Maksim Lisitsyn menggantikan Stefan Tarkovic di pucuk pimpinan skuad Kyrgyzstan awal bulan ini.

READ  Prediksi Final Euro 2024: Inggris vs Spanyol, Penentu Sang Juara!

Bahrain, Tiongkok, dan Oman juga semuanya di bawah bimbingan pelatih kepala yang baru menjabat kurang dari enam bulan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here